jump to navigation

Chitosan, Pengawet atau Suplemen Diet? March 3, 2006

Posted by rhamnosa in GIZI.
trackback

Baru-baru ini kita dikejutkan oleh penemuan kadar formalin yang berlebihan di sampel-sampel makanan di pasaran. Untuk mayat kok dibalur ke ikan asin? Tak pelak lagi, terjadi penurunan drastis pembelian bahan makanan suspect berformalin, seperti mie basah, ikan asin, dan tahu. Namun, bukan masalah namanya jika tanpa solusi. Pengawet aman seperti chitosan, beberapa penelitian mengungkapkan, dapat menggantikan formalin.
Chitosan adalah serat yang dihasilkan dari deasetilasi chitin, senyawa yang banyak diperoleh di kerangka luar (eksoskeleton) hewan Crustacea seperti udang, kerang, dan kepiting. Penelitian Peniston & Johnson tahun 1980 mengemukakan pada waktu itu sudah digunakan sebagai agen flokulasi untuk air dan penanganan limbah, pengkelat logam berat pada filtrasi larutan, dan pelapis serat kaca. Hingga tahun 1999, 2064 paten telah didaftarkan di Badan Paten Amerika Serikat (US Patent and Trademark Office) menyangkut penggunaan chitosan antara lain sebagai pancing ikan dan benang bedah ramah lingkungan (biodegradable), es krim rendah lemak, dan prostesis serta implan biodegradable. Di bidang farmasi, chitosan juga dapat digunakan dalam mikroenkapsulasi liposom, misalnya untuk insulin oral, agar absorbsinya lebih baik dalam tubuh penderita diabetes.
Dikenalnya chitosan secara umum lebih karena publikasi chitosan sebagai suplemen penurun berat badan oleh Arnold Fox dan Brenda Adderly tahun 1997. Sayangnya, penelitian mereka tidak didukung bukti uji klinis pada manusia, bahwa chitosan bertindak sebagai ‘pengikat’ lemak dalam tubuh dan memudahkan eliminasinya. Bukti yang ada hanyalah berkisar mengenai uji praklinik terhadap ayam dan tikus Wistar. Uji praklinik Tanaka dkk. pada tahun yang sama membantah argumen ini karena penelitiannya yang membuktikan penurunan flora usus normal yang signifikan setelah penggunaan chitosan, sedangkan Deuchi dkk. berhasil mengungkapkan absorbsi mineral dan elemen penting lain seiring dengan absorbsi lemak oleh chitosan. Sampai sekarang, penggunaan suplemen diet chitosan masih kontradiktif sehingga dibutuhkan penelitian lebih lanjut, terutama uji pada manusia, untuk membuktikan efektivitasnya.
Bagaimana peran chitosan dalam pengawetan makanan? Jurnal Jonathan Rhodes dan Bob Rastall menyebutkan tentang paten produk di Rusia yang menggunakan chitosan sebagai pengawet untuk kaviar, yang dinyatakan efektif dengan kombinasi masing-masing 0,1% chitosan dan asam sorbat. Penelitian lain oleh Muhannad Jumaaa dkk. tahun 2002 berhasil membuktikan kemampuan pengawetan chitosan untuk emulsi lemak yang dapat diaplikasikan dalam formulasi sediaan farmasi. Namun, banyak pula penelitian yang menyatakan penambahan chitosan tidak mempengaruhi masa simpan atau pertumbuhan mikroba dalam produk, seperti yang dilakukan oleh S. Roller & N. Covil di Inggris. Ada juga yang menyatakan kombinasi chitosan dengan pengawet lain baru dapat memberikan perbedaan efektivitas yang nyata. Lagi-lagi, masih banyak penelitian yang harus dilakukan untuk menggali lebih jauh kemampuan chitosan baik sebagai suplemen diet maupun pengawet makanan. Anda tertantang?

Sumber:
http://ntp.niehs.nih.gov/ntpweb/
http://www.bodybuildingforyou.com
http://www.ncbi.nlm.nih.gov
http://www.chitinchitosan.net
http://www.csa.com

Comments»

1. cherie - August 28, 2006

bisa gak ya chitosan buat pengawet pellet??Kasi ide donk?!

2. Doti - September 12, 2006

mbak cherie,

maaf balasannya terlambat. yang saya dengar sekarang efek chitosan untuk pengawet ternyata belum sepenuhnya terbukti benar. semoga saja ada penelitian lebih lanjut yang mengungkap masalah tsb..

maaf blm bisa membantu..

terima kasih atas atensinya.

3. deans - November 19, 2007

mang chitosan ada efek sanpingnya g ce?

4. ikhsan - April 7, 2010

kalo nano partikel kitosan sebagai pengawet bisa ga

5. Eric Yogaswara - December 9, 2010

chitosan sebagai bahan pengawet makanan coba cek http://www.chitofresto.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: